#SELAMAT MALAM TAPANULI#
(Mencari alasan timbulnya istilah oppu ni api)___________________________________________________________
Para kawan...!
Bagi penulis blog ini, salah satu pertinggal yang susah dilupakan dari Angkola adalah "Matubekbek". Alasannya seru untuk di dengar juga seru untuk bahan humor.
Mengapa tidak/biasi inda...! coba saja anda bayangkan diri anda/kita jadi sasaran matubekbek, apapun yang anda tidak suka justru itu pula yang bisa terdengar..
Para kawan...!
Yang namanya manusia, selalu menyukai apa yang dia suka. Jika sebaliknya, maka
tak jarang memberi respon yang tidak postif. Khusus untuk "Matubekbek respon
umum yang timbul adalah "Marungut-ungut/bukan ungut-ungut lagu da anggia" bagi
seorang anak.
Jika posisinya sebagai suami yang jadi sasaran "Matubekbek" justru lebih seru lagi. Tak jarang seorang Bapak baru pulang dari kode kopi masuk rumah dari pintu dapur untuk kemudian lutcat dari pittu tonga karena dapat sambutan matubekbek.
Sebagai bentuk perlawanan bapak ini biasanya pergi lagi ke kode kopi untuk mengatur strategi bagaimana caranya mengatasi "Ina-ina nai bagas" aso ulang matu bekbek lagi.,
begitu kabar yang saya dengar kawan.
Kabar lainnya yang saya dengar, para ibu-ibu atu ina-ina yang suka matubek-bek ini
mereka panggil "Oppu ni api". Kakakakakaka...kkk...kkk...suatu panggilan perlawanan
dari para suami yang melawan dari belakang panggung, Dengan k ata lain, panggilan ini
adalah panggilan dari mereka para suami - suami yang takut istrinya. Katanya.
Katanya doda puang....! Jangan magamuk da. hahahaha......
Para kawan...!
Selamat malam....!
_________________________________________________________________
Sejak diposting sampai 23 Agustus 2012 dilihat 33 kali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar